Skip to main content

Posts

GARA-GARA GELAS

Untuk membaca buku Golden Scenes di Google Play Book,  silakan klik saja DI SINI Berhemat. Kata inilah yang diucapkan istri padaku secara rutin di awal pernikahan. Udah macam mantra saja. Ketika aku ingin beli makan di warung, istri menggeleng cepat. “Kita harus berhemat, Abang.” Aku mau beli roti, istri menggeleng, “Ingat, ber-he-mat!” Giliran aku bilang mau beli jus alpukat untuknya, perempuan itu menyatuhi sambil senyum-senyum gak jelas, “Baiklah, Bang. Kita gak perlu nyiksa diri dengan berhemat. Yang penting nikmati hidup ini apa adanya.” Bah! * * * Selamat datang di dunia 3G (Gara-Gara Gelas). Buku ini merupakan catatan kocak pengantin muda yang masih berjuang membangun rumah makan, eh, rumah tangga. Mulai dari awal saling kenal di dunia maya, berusaha berhemat setelah hidup bersama, sampai untuk mendapatkan gelas pun harus dengan perjuangan. Membaca setiap kisah di dalam buku ini, dijamin Anda akan tersenyum geli, bahkan terba...

CURHAT ORANG CUNGKRING 2

Untuk membaca buku "Curhat Orang Cungkring 2" di Google Play Book,  silakan klik saja DI SINI Alhamdulillah, telah terbit!  Di sela-sela jaga istri lahiran, lalu ikut merawat (kalau tidak dibilang; merepoti istri) sampai ikut nemenin (nemenin aja) istri begadang ngurus si kecil yang rewel sampai subuh, akhirnya muncul karya ini. Saat si kecil bobo pagi, aku harus nulis, edit-edit, dan ah, kelar juga. Buku ini jawaban atas permintaan para pembaca yang ingin buku komedi Curhat Orang Cungkring ada lanjutannya. Maka tak pakai bingung kuberilah judul buku ini “Curhat Orang Cungkring 2”. “Kenapa harus judul itu?” istri tanya. “Kan, aku udah bilang aku gak mau bingung cari judul lagi. Udah cukup bingungnya lihat Neng mau jambakin aku aja.” * * * Jika ingin mencari rumus-rumus matematika, kimia, atau fisika, berarti Anda salah membaca buku ini. Kalau ingin tahu resep-resep makanan, Anda pun salah membuka buku ini. Namun, bila Anda ingin mengus...

NAFKAH BATIN YANG SESUNGGUHNYA

Baru saja aku sampai dari kerja ketika terdengar suara tangis dari dalam kamar. Suara istri dan si kecil. Nampak di dalam ruangan itu berserakan mainan Mas Ayas. Si sulung berhenti mainan ketika melihatku. "Is, Uni, is." Putraku mendekat sambil nunjuk ibunya. Aku paham apa maksudnya. "Nangis. Umi nangis." Kuletakkan ransel di lantai. Lalu menggendong si bungsu yang masih nangis di samping istri, berusaha menenangkannya. Tak lama setelah itu, aku jongkok dan memijat lembut kaki istri. "Ada apa?" tanyaku perlahan. Dia masih sesenggukan, "Aku capek. Anak-anak gak mau diem dari tadi. Pingin pulang." "Pulang ke mana?" "Ke Indramayu, lah." "Iya, nanti kita pulang bareng. Kalau aku libur kerja." "Aku capek, Bang. Ngurus dua anak, malam gak bisa bobo gara-gara mereka gantian rewel. Pagi harus nyuci piring, nyuci baju, beresin rumah. Siang juga gak bisa istirahat, satunya bobo, satunya gantian ban...

Otak Kanan, Keajaiban dan Misteri Lagu Yamko Rambe Yamko (1)

Salah satu yang harus disyukuri dalam hidup ini adalah, Allah telah menciptakan otak kanan untuk kita. Mungkin tanpa kerja otak sisi satu ini, kita tidak akan mengalami perubahan-perubahan yang menakjubkan. Jika otak kiri punya ciri-ciri berfikir logis, sistematis, harus terukur, dan penuh pertimbangan, otak kanan justru sebaliknya. Ia semerawut, tak fokus pada jadwal, tak pandai mengatur skala prioritas, tanpa pertimbangan. Tapi pada bagian otak kanan inilah daya imajinasi, intuisi seni, impian, kesadaran emosi, dan kreatifitas berpusat. Andai JK. Rowling tidak memaksimalkan otak kanannya, mungkin sampai saat ini ia tidak akan menjadi penulis berpenghasilan jutaan dollar yang bisa mengeluarkannya dari jerat kemiskinan. Dan kita takkan bisa menikmati serial novel Harry Potter serta menonton filmnya di bioskop. Orang-orang otak kiri, akan mencecar habis novel ini. "Aneh! Mana ada sapu bisa terbang, sekrop bisa ngambang. Gak masuk akal!" Ketika orang-orang otak ...

Otak Kanan, Keajaiban dan Misteri Lagu Yamko Rambe Yamko (2)

Maafkan abi, anakku. Abimu stres. Sepulang dari masjid, aku berusaha menelepon tukang sedot WC. Sayang, mereka gak menyanggupi, sebab mobil tinja gak bisa masuk gangku yang sempit. Sepertinya, kami memang harus pindah. Tujuannya tetap, pindah di rumah baru yang harganya tiga kali lipat dari yang sekarang. "Tapi kita gak punya uang, Bang." Begitu ucap istri, ketika aku berdiskusi tentang kontrakan baru. "Gampang, nanti aku usahakan. Aku coba hutang nanti." Tiba-tiba istri memegang kepalanya, "Aku pusing, Bang." Mbak dan Mas-Mas ngerti, setelah pembicaraan itu, sikap istri menjadi agak aneh. Diam-diam kutemui dia berada di dalam kamar sambil menggaruk-garuk lantai dan bernyanyi 'Yamko rambe yamko' sendirian. "Neng, minta tolong jangan kayak gitu. Tetaplah waras. Ingat, aku, Ayas sama Kayla masih butuh kamu." Dia ketawa, ngakak. "Abang mah, ah." "Masih waras kan, Neng?" "Ih, apaan sih. Masih...

KETIKA DERITAKU JADI BAHAGIAMU

Alhamdulillah… buku ke EMAN, eh, ENAM. Aku tak bisa berucap apa pun ketika buku ini telah masuk proses cetak. Seperti mimpi. Aku masih ingat saat itu seorang teman menginbox-ku, “Fit, aku lihat tulisan kamu bagus.” Aku jawab, “Tulisan di mana?” “Di fblah. Tulisan yang sering kamu posting di fb, itu bagus waktu aku baca.” Aku mengetik lagi, “Oh, di fb, wajar bagus. Orang tulisan itu pakai font calibri. Coba kalau pakai tulisan tanganku. Udah saingan aja sama cakar ayam.” “Bukan font-nya, Fitraaah!!! Tapi ceritanya. Cungkring!!! Jangan buat emosi, ya.” Lah, tadi bilang tulisan, sekarang bilang cerita. “Cerita di postinganmu bagus loh, Fit. Kadang sedih, lebih sering mbanyol. Lucu. Mau gak kamu masuk grup kepenulisan di fb? Komunitas Bisa Menulis (KBM). Itu grup kepenulisan yang diasuh sama Pak Isa Alamsyah, suami Asma Nadia. Kalau kamu mau, nanti aku masukin ke grupnya.” Tanpa pikir panjang, aku iyakan tawaran tersebut. “Oke. Mau.” Saat itulah petualangan kep...

GOLDEN SCENES, Tersedia Juga di Google Buku

Untuk membaca buku Golden Scenes di Google Play Book,  silakan klik saja DI SINI Setiap orang pasti punya episode paling berkesan di kehidupannya. Mulai dari pengalaman sedih, seperti waktu jalan tiba-tiba kecemplung comberan. Atau pengalaman bahagia, misal waktu kecemplung comberan tiba-tiba ada yang mau nolongin. Menuliskan kejadian-kejadian itu, akan membuat kenangan tetap abadi. Maka karena itulah buku ini dibuat... Di sela-sela kesibukan menemani anak ngitungin cicak-cicak di dinding yang diam-diam merayap, kemudian datang seekor nyamuk, tapi tak ditangkap sama si cicak karena keburu aku tepok nyamuknya pakai raket listik, akhirnya buku ini terbit juga. Alhamdulillah. Golden Scenes, buku ke-7 karya Fitrah Ilhami berisi kisah sehari-hari yang penulis anggap sebagai episode hidup paling menarik yang pernah dialami bersama orang-orang terdekat. Ditulis dengan gaya komedi dan penuh hikmah. Membacanya, membuat kita sadar bahwa menciptakan momen berharga dengan o...